Inilah 8 Mitos Tentang Mie Instan Selama Ini Salah
Food & Drink Healthy Life

Inilah 8 Mitos Tentang Mie Instan Selama Ini Salah

Berita KesehatanInstant Noodle atau Mie Instan merupakan salah satu menu wajib anak kost. Bukan cuma anak kostan, rupanya bule – bule luar negeri pun sangat suka makan Instant Mie.

Sebelum mengulas tentang 8 Mitos Tentang Mie Instan Selama Ini Salah, kira – kira kamu tahu apa saja salah satunya ?

Begitu banyaknya mitos tentang Instant Mie atau Instant Noodle. Walau demikian, ternyata mitos yang kamu percaya itu banyak yang salah ! Mitos apa sajakah tentang Mie Instan selama ini yang salah ?

Kembali kita ingat, bahwa peringatan mengkonsumsi mie instan itu tidak sehat, bahkan kami pun sering banget mendengar dan baca tentang bahayanya.

Padahal, rasanya memang sangat nikmat dan murah, akan tetapi karena adanya banyak mitos tentang Mie Instan jadinya sering merasa bersalah dan takut makan mie instan.

Apa sajakah 8 Mitos Tentang Mie Instan Selama Ini Salah ? Silahkan kamu simak dibawah ini:

1. Mie Instan Mengandung Lilin;

“Jangan kebanyakan makan mie instan, itu kan mengandung lilin!”

Sering kan dengerin mitos yang satu ini? Ternyata mitos mie instan mengandung lilin adalah salah besar! Mie instan tidak mengandung wax atau zat lilin sama sekali.

Alasan kenapa Mie Instan bisa melekat satu sama lain, itu karena adanya kandungan minyak di dalam mie. Waktu proses pembuatannya, mie akan melalui proses deep frying. Hal itu bertujuan untuk mengurangi kadar air dan bikin mie instan awet.

Maka dari itu, ketika direbus mie instan akan melepaskan minyak yang menjadi perekatnya dan menghasilkan mie kenyal yang bisa kita makan !

Dafabet Indonesia

2. Jangan Masak Instant Noodle Dengan Bumbunya;

“Kalo ngerebus jangan barengan sama bumbunya, nanti kena kanker lho!”

Ada yang bilang nih, kalau merebus mie instan nggak boleh barengan sama bumbunya. Karena pada suhu 120 derajat celcius, kandungan kimia dalam bumbu mie instan akan berubah menjadi zat karsinogen yang akan memicu tumbuhnya sel kanker di dalam tubuh!

Haduh jangan lebay deh, sejauh ini belum ada kabar munculnya senyawa karsinogen dalam bumbu mie instan. Lagipula, proses perebusan Mie Instan nggak sampe suhu 120 derajat celcius kok.

Sebelum sampai di tangan kita, mie instan sudah terlebih dahulu melewati proses penggorengan. Jadi untuk menyantap mie, kita hanya perlu merebusnya dalam air dengan suhu 100 derajat celcius dalam waktu kurang dari lima menit.

3. Air Rebusan Mie Instan Berbahaya;

“Jangan pakai air rebusan mie instan buat kuahnya, mending pakai air panas baru aja,”

Banyak yang beranggapan bahwa mie instan itu mengandung zat kimia yang banyak dan berbahaya. Sehingga air rebusan mie instan nggak boleh dipakai untuk kuah di mie rebus.

Ada juga yang bilang kalau masak mie, entah goreng atau rebus, harus dilakukan sebanyak dua kali agar zat kimianya hilang.

Haduh, nggak usah repot-repot ngelakuin hal itu guys. Air rebusan mie instan itu sesungguhnya gak apa – apa kok.

Dilansir dari hipwee.com, menurut Prof. Dr. F.G. Winarno, kabar mengenai bahayanya air rebusan Mie Instan itu adalah salah besar!

Justru, di dalam air rebusan pertama itulah terdapat kandungan zat besi, vitamin, dan betakaroten tinggi yang dibutuhkan oleh tubuhmu.

Sayang kan, kalau kandungan ini kamu buang begitu aja dengan kedok ada zat kimia berbahayanya ?

Dafabet Indo

4. Mie Instan Makanan Yang Tak Sehat;

“Makanan nggak sehat gitu kok dimakan sih?”

Semua makanan sejatinya punya kandungan gizi yang baik untuk tubuh, termasuk mie instan. Cuman banyak orang yang beranggapan kalau mie instan adalah makanan yang nggak sehat.

Mie instan ini ibarat pakaian dalam, nggak akan lengkap kalau nggak ditambahin sama kaos, celana, jaket atau kemeja.

Pernah lihat bungkus depan mie instan kan? Makanya saran penyajian agar semua gizi tubuhmu terpenuhi, harus ada komponen-komponen yang ada di kemasan depan mie instan tersebut.

Minimal ya kamu tambahkanlah telur, irisan tomat, dan irisan sayuran lainnya sesuai seleramu. Dengan begitu, Mie Instan yang kamu sajikan akan menjadi makanan sehat.

5. Pengganti Karbohidrat;

“Aku makan mie instan aja deh, kan karbohidrat juga,”

Memang, kandungan karbohidrat di dalam mie instan nggak usah diragukan lagi. Hal ini bikin orang mengira, nggak masalah nggak makan nasi atau sumber karbohidrat lain, karena mie instan yang enak itu sudah pasti mengandung karbohidrat.

Eits, anggapan ini salah lho! Selain mengandung karbohidrat, mie instan juga mengandung lemak yang tinggi.

Bayangin aja, kalau kamu konsumsi makanan ini setiap hari, penyakit seperti diabetes, stroke dan jantung bakal mengintai kamu di masa muda!

Waduh, jangan sampai ya. Kalau bisa, usahakanlah anak kost yang kehabisan uang, jangan makan mie setiap hari ya.

6. Mie Instan Mengandung Bahan Pengawet Sangat Tinggi;

Udah jadi rahasia umum, kalau makanan yang dijual di pasaran pasti mengandung pengawet. Ya namanya juga pengawet, tujuannya adalah untuk membuatnya tahan lama.

Tapi ada yang bilang kalau pengawet di dalam mie instan itu banyak banget. Sehingga membuat mie bisa menjadi tahan lama.

Padahal penggunaan pengawet sendiri sudah diatur lho. Bahan pengawet akan sangat aman ketika digunakan dengan takaran 250 miligram saja per kilogram bahan makanannya.

Lagipula dalam proses deep frying dengan suhu 140 sampai 160 derajat celcius, mikroba apapun akan mati dan kadar air turun menjadi 3% aja.

Makanya, berhubung telah steril dan nggak lembab atau lembek lagi, mie instan jadi awet deh. Kemasan yang tertutup rapat pada makanan dan kondisi kering dapat menjadikan lebih awet.

7. Makan Mie Instan Bareng Sama Nasi;

“Makan mie pake nasi aja ah, biar kenyang~”

Kebiasaan ini sering banget dilakukan sama orang Indonesia yang notabene nggak puas kalau belum makan nasi. Akhirnya menu hidangan apapun akan dimakan pake nasi, termasuk mie instan.

Padahal, kedua jenis makanan ini nggak boleh digabungkan lho. Karena keduanya punya kandungan karbohidrat yang tinggi.

Bayangin, satu porsi mie aja punya kandungan 400 kalori. Kalau ditambah dengan nasi putih, total kalorinya bertambah jadi 700 sampai 800 kalori.

Padahal, manusia membutuhkan total 1.700 sampai 2.000 kalori setiap harinya. Dan itu dibagi menjadi tiga kali waktu makan, pagi, siang dan malam.

Coba itung sendiri, kalau kamu udah makan mie sama nasi, sisa kalori yang kamu butuhin ada berapa? Ada nggak makanan dengan jumlah kalori segitu?

8. Terdapat Pewarna Buatan Pada Warna Mie;

Well, emang sih warna kuning yang ada di mie instan bukanlah warna alami. Warna kuning itu didapatkan dari pewarna makanan yaitu Tatrazine (CH940). Coba di cek di bagian komposisi mie instannya.

Meskipun pakai pewarna makanan, izin penggunaannya sudah diakui secara standar internasional Codex Alimentarius dan World Health Organization (WHO). Bahkan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM juga memperbolehkan penggunaan zat pewarna makanan tersebut.

Tapi dengan kadar atau takaran yang sudah dianjurkan dan diperbolehkan. Lagipula Tatrazine juga digunakan untuk jenis makanan lainnya seperti keripik, sereal, pudding, minuman ringan, sup instan dan lain sebagainya.

Meskipun terdapat 8 Mitos Tentang Mie Instan Selama Ini Salah, tetap saja ya janganlah kamu makan lebih dari tiga kali dalam seminggu. Ingat, makan Instant Noodle maksimal 3 kali dalam seminggu !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *